Sejarah Penemuan Nasi Goreng Padang BANGJO

 On Thursday, 17 March 2016  

Sejarah
Penemuan masakan Nasi Goreng Padang berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Pada medio akhir tahun 2006, adik saya yang bernama Ida Ayu (kala itu berumur 10 tahun) meminta kepada ayah saya, Bang Jo, untuk dibuatkan nasi goreng. Persoalan muncul kemudian, lantaran bumbu-bumbu yang diperlukan untuk membuat nasi goreng, tidak tersedia di dapur. Yang ada saat itu adalah bahan-bahan masakan Padang pada umumnya (kala itu, kami masih berjualan masakan Padang yang telah jamak kita kenal).

Kebingunganpun sempat hinggap sejenak di pikiran ayah saya setelah mendapati ketiadaan bumbu-bumbu yang diperlukan dan keinginan adik saya untuk menyantap nasi goreng saat itu juga. Di saat terdesak itulah, inspirasi datang. Bahan-bahan masakan Padang yang ada di dapur oleh ayah saya diolah sedemikian rupa agar dapat menyatu sempurna dengan nasi putih. Tak perlu waktu lama, terlahirlah nasi goreng baru kreasi ayah saya.

Ada pun nama Nasi Goreng Padang diambil dari saran yang diberikan oleh teman-teman ayah sesama wirausahawan di jalan Saidan (samping Bank Mandiri jalan Pemuda). Diantaranya: Mas Yoyok, Mas Ino, Bapak Hartono dan istrinya, selaku pemilik bengkel Vespa, sebagai respon saat menyantap nasi goreng kreasi baru yang diberikan ayah, sebagai tes rasa. Cita rasanya yang lezat, khas, tidak pernah ada sebelumnya, dan dibuat dengan bumbu masakan Padang, yang melatarbelakangi mereka secara kompak memberikan nama Nasi Goreng Padang kepada ayah. Sejak saat itulah nama tersebut menjadi brand produk kami hingga sekarang.
Nasi Goreng Padang
Nasi Goreng Padang Bangjo

Produk dan Harga

Pilihan lauk yang kami tawarkan cukup beragam. Di kisaran Rp. 9.500, kami menawarkan lauk, diantaranya: telur, keju, pete, babat, ayam, rempelo ati, hati sapi, sosis, dan vegetarian. Ada pula bakso, daging sapi, daging kambing, udang, cumi-cumi, ikan asin, kerang, dan keju nanas, pada kelompok harga Rp. 11.000. Mantapnya lagi, pesanan lauk bisa Anda sekalian atur sendiri sesuai selera. Mau 2 macam lauk, 3, 4, 7 atau berapapun yang Anda inginkan. Tidak berpaku pada yang ada di menu. Tak hanya itu saja. Tingkat kepedasan juga bisa Anda atur. Mulai dari level tidak pedas, pedas sedikit, sedang, pedas, pedas banget, hingga level jantan.

Selain Nasi Goreng Padang sebagai andalan, kami juga menawarkan varian nasi goreng lain, yang sudah tentu tak kalah lezatnya. Yaitu Nasi Goreng Arab yang dilengkapi dengan lauk: daging kambing dan kurma (yang dicampurkan ke nasi goreng), plus kismis sebagai toppingnya. Ada pula Nasi Goreng Thailand yang dilengkapi dengan lauk: udang, nanas, dan telur dadar khas kreasi kami. Selain itu dicampurkan kecap ke dalam masakan Nasi Goreng Thailand, sebagai pelengkap cita rasa. Hingga yang terasa oleh lidah adalah sensasi lezat, kecut segar dari nanas, dan manis. Sangat khas. Kedua menu tersebut, kami tawarkan dengan harga Rp. 15.000. Yang mana tentu saja itu bukanlah harga mati. Karena jumlah lauk dapat Anda tambah sendiri, seperti halnya pada Nasi Goreng Padang.

Waktu Beroperasi

Kami mulai melayani pembelian pada pukul 15:00 WIB sampai dengan pukul 22:00 WIB. Untuk waktu tutup, tidak kaku pada jam tersebut. Jika nasi masih ada, dan ada pembeli yang datang, maka akan kami layani. Yang berarti pula, kami akan tutup lebih malam. Dan jika nasi sudah habis sebelum pukul 22:00 WIB, maka kami akan tutup lebih awal. Oleh sebab itu, kami himbau supaya Anda tidak datang terlalu malam. Agar Anda tidak kehabisan.

Lokasi

Anda dapat menemui warung makan kami di jalan Hasanudin i8, dengan nama Waroeng Bangjo, spesial Nasi Goreng Padang. Dari Tugu Muda, masuk ke jalan Imam Bonjol. Lampu merah pertama, lurus terus. Lampu merah kedua, langsung belok kiri ke arah perumahan Tanah Mas, melewati rel kereta api, lurus saja sekitar 200 meter, kanan jalan.

Penutup

Akhir kata, selamat menikmati produk kami. Terima kasih telah mempercayakan selera Anda kepada kami. Kami harap, dapat memuaskan dahaga dan lapar Anda akan sebuah sajian yang lezat, khas, dan masih satu-satunya di dunia. Hingga setelah Anda keluar dari warung kami, menyisakan rasa puas dan memori indah bagi lidah, perut, hati, dan pikiran Anda. Yang imbasnya, akan menimbulkan rindu untuk berkunjung kembali ke warung makan kami, “tanah suci” bagi para pecinta kuliner.


Suryo Dewo Priambodo
Sejarah Penemuan Nasi Goreng Padang BANGJO 4.5 5 ade rizky tri prasojo Thursday, 17 March 2016 Sejarah Penemuan Nasi Goreng Padang oleh BANG JO, Resep Nasi Goreng Padang Sejarah Penemuan masakan Nasi Goreng Padang berawal dari sebuah ketidaksengajaan. Pada medio akhir tahun 2006, adik saya yang bernama Id...


SILAHKAN SHARE ARTIKEL KAMI KE SOSIAL MEDIA DIBAWAH INI

No comments:

Post a Comment